Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis pengujian ketahanan luntur warna terhadap hasil proses pemungutan warna dengan menggunakan bahan alami. Penggunaan bahan alami dilakukan sebagai upaya untuk memberi inovasi spektrum warna pada kain katun batik dan juga upaya mengurangi pencemaran lingkungan. Metode yang digunakan untuk pemungutan warna yaitu metode eksperimen. Larutan pewarna yang dihasilkan dari perebusan kulit kayu tingi, kulit kayu jambal dan kulit kayu tegeran dengan penambahan basa jenis soda abu dalam 1x jumlah pencelupan dan penggunaan fiksasi tunjung, memberikan hasil arah warna cokelat. Hasil pengujian ketahanan luntur warna terhadap kain memberikan hasil yang baik. Dengan nilai pengujian ketahanan luntur warna terhadap pencucian sabun yaitu 4-5 (baik) untuk nilai kelunturan dan 5 (baik sekali) untuk nilai penodaan. Nilai nilai 4-5 (baik) didapatkan dari pengujian terhadap sinar matahari, sedangkan untuk pengujian terhadap gosokan basah bernilai 3 (cukup).
Copyrights © 2020