Jurnal Agroterpadu
Vol 1, No 2 (2022): : Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 2, Desember 2022

PENGARUH KOMPOSISI POC DARI BERBAGAI BAHAN ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium Cepa L) DI DATARAN RENDAH

Ade Mukarrama (Unknown)
Harli A. Karim (Unknown)
Satriani MS. (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Nov 2022

Abstract

Bawang Merah (Allium cepa,. L.) merupakan salah satu kebutuhan pokok, namun kebutuhan bawang merah tidak dapat dihindari oleh consumen rumah tangga sebagai pelengkap bumbu masakan sehari-hari. Kegunaan lain dari bawang merah ialah sebagai obat tradisional yang manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat luas. Kebutuhan dan permintaan bawang merah dari sektor industri makanan olahan memacu peningkatan pendapatan petani di berbagai daerah, Produktivitas bawang merah di Indonesia masih tergololong rendah dengan kisaran 9 ton ha-1, sedangkan potensinya dapat mencapai 17 ton ha-1 (;Karim HA, dkk., 2019), Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut dengan melakukan pemberian pupuk organik untuk menigkatkan hasil produksi pada bawang merah. Pupuk organik merupakan pupuk dengan bahan dasar yang diambil dari alam dengan jumlah dan jenis unsur hara yang terkandung secara alami. Pupuk organik yang dapat digunakan adalah pupuk organik cair (POC).Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Mambu Kecamatan Luyo Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat yang dilaksanakan pada bulan April sampai Juni. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi berbagai sumber bahan organik terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah pada dataran rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari satu faktor yaitu penggunaan POC yang terdiri dari 7 taraf yaitu :K0:  Kontrol, K1:  Urin kambing 50% + Kirinyuh 30% + Air cucian beras 20%, K2    : Urin  kambing 20% + Kirinyuh 50% + Air cucian beras 30%, K3        :  Urin kambing 30% + Kirinyuh 20% + Air cucian beras 50%, K4:Urin kambing 20% + Kirinyuh 30% + Air cucian beras 50%, K5:  Urin kambing 30% + Kirinyuh 50% + air cucian beras 20%, K6:  Urin kambing 50% + Kirinyuh 20% + air cucian beras 30%. Dengan demikian dalam penelitian ini terdapat 7 kombinasi perlakuan dan setiap kombinasi masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat  unit percobaan dan setiap perlakuan terdapat 16 tanaman sehingga jumlah tanaman yang digunakan adalah  tanaman.336 Hasil penelitian menunjukkan Tidak terdapat bahan komposisi POC dari berbagai bahan organik yang memberikan pengaruh terbaik terhadap semua parameter yang diamati Kata Kunci : Bahan Organik, pertumbuhan, produksi bawang merah. 

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

agroterpadu

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agroterpadu adalah jurnal Fakultas Ilmu Pertanian Universitas Al Asyariah Mandar. Jurnal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah berupa gagasan dan hasil penelitian. Topik publikasi berkaitan dengan disiplin ilmu pertanian mencakup Agronomi, Manajemen dan Produksi, Sosial Ekonomi, ...