Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan proses sains mahasiswa semester VII yang sedang menempuh mata kuliah Pengetahuan Lingkungan. Hal ini dikarenakan kemampuan mahasiswa dalam melakukan analisis mengenai permasalahan-permasalahan lingkungan di sekitar masih rendah. Penerapan Project Based Learning ini dengan melibatkan mahasiswa secara langsung di luar kelas dalam mengembangkan sejumlah keterampilan proses sains untuk menganalisis kualitas air tanah warga sekitar TPA sampah Ngegong. Kualitas air tanah warga sekitar TPA sampah Ngegong ditentukan berdasarkan parameter warna, rasa, bau, pH, E. coli total, dan coliform total. Pembelajaran dilakukan secara berkelompok dengan tahapan 1) menentukan proyek, 2) merancang langkah-langkah penyelesaian proyek, 3) menyusun jadwal pelaksanaan proyek, 4) penyelesaian proyek, 5) menyusun laporan dan publikasi hasil proyek, dan 6) evaluasi proses dan hasil proyek. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Pre Experimental Design dengan jenis One Shoot – Case Study. Indikator keterampilan proses sains yang diteliti meliputi: 1) mengidentifikasi variabel, 2) menyajikan data dalam bentuk grafik, 3) mengumpulkan dan mengolah data, 4) menyusun hipotesis, 5) merancang penelitian, dan 6) melaksanakan eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata keterampilan proses mahasiswa sebesar 85% dengan kriteria sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keterampilan proses sains mahasiswa meningkat setelah mengalami pembelajaran PjBL berbasis Outdor Study untuk menganalisis kualitas air tanah warga sekitar TPA sampah Ngegong pada mata kuliah pengetahuan lingkungan
Copyrights © 2019