Tujuan penelitian ini adalah mengetahui strategi pelaksanaan dan pemetaan evaluasi pembelajaran dalam implementasi Kurikulum Darurat IPS pada era kenormalan baru di SMP Negeri Kabupaten Blitar. Penelitian di Kabupaten Blitar dengan sampel penelitian terdiri dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Kurikulum, dan Guru Mata Pelajaran IPS Kelas IX, dari masing- masing sekolah, sehingga total 9 responden. Metode penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketiga sekolah menggunakan Kurikulum IPS kedaruratan bermakna secara mandiri. Strategi yang digunakan dengan melakukan pemetaan guru dan siswa terkait sarana dan prasarana pendukung. Aplikasi yang digunakan saat pembelajaran online memakai LMS Google Classroom, Google Forms, dan Whatsapp. Proses pembelajaran terdapat kendala yang dihadapi karena kurang kesiapan sumber daya manusia dari segi pengunaan aplikasi pendukung pembelajaran online masa kedaruratan, yaitu kuota internet, smartphone, faktor ekonomi orang tua sehingga kurangnya pendampingan saat siswa pembelajaran dari rumah, dan letak geografis. Pengurangan Kompetensi Dasar IPS Kelas IX dan waktu pembelajaran serta dikondisikan dengan bermakna sesuai dengan siswa. Evaluasi pembelajaran menggunakan Google Forms, sarana tugas dengan Google Classroom, sarana diskusi aktif dan komunikasi dengan Whatsapp. Pengendalian kendala saat pelaksanaan Kurikulum Darurat IPS, dengan guru kunjung, loker bisu, pendampingan pembelajaran siswa yang kurang daya dukung perangkat pembelajaran, dan sekolah menfasilitasi jaringan internet, dan smartphone.
Copyrights © 2022