Bawang merah merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomis sehingga perlu dilakukan pengembangan untuk memperbaiki kualitas dan kuantitasnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan kelas kesesuaian lahan tanaman bawang merah di Kecamatan Lhoksukon. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Lhoksukon. Analisis tanah dilakukan di Laboratorium Tanah dan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini dilakukan dari bulan Januari sampai dengan Maret 2024. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan evaluasi kesesuaian lahan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelas kesesuaian lahan tanaman Bawang Merah di Kecamatan Lhoksukon adalah kelas S3 (sesuai marginal) dengan faktor pembatas S3wa-1, rc-1, nr-3, na-2 terdapat pada Satuan Peta Lahan (SPL) 1 dan 10, kelas S3wa-1 terdapat pada SPL 2, 12, 26, kelas S3wa-1, nr-3 terdapat pada SPL 5, 6, 25, 30, 32, kelas S3wa-1, rc-1, nr-2-3, na-2-3 terdapat pada SPL 14 dan S3wa-1, nr-2,3 terdapat pada SPL 36. Adapun upaya perbaikan yang perlu dilakukan adalah dengan pemberian pupuk, pemberian kapur dan bahan organik
Copyrights © 2024