p-Index From 2021 - 2026
12.579
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Paradigma Ekonomika Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Applied Information System and Management Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam Journal of Humanities and Social Studies PEDULI: Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Gentala Pendidikan Dasar Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-undangan, Ekonomi Islam SULTANIST: Jurnal Manajemen dan Keuangan Jurnal Mantik Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Jurnal Agrium Tabyin; Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Jurnal Vokasi Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars JAS (Jurnal Agri Sains) Jurnal Baabu Al-ilmi : Ekonomi dan Perbankan Syariah Agroekotek View J-REaLL Ijtimaiya : Journal of Social Science and Teaching Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) International Journal of Social and Management Studies (IJOSMAS) International Journal of Business, Law, and Education Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan An-Nuha : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Jurnal Ekonomi Syiar: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Unram Journal of Community Service (UJCS) Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Penelitian Budaya Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Jurnal Administrasi Pendidikan dan Konseling Pendidikan ADILLA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Syari'ah International Journal of Economics (IJEC) DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research Communautaire: Journal of Community Service Journal of Management and Social Sciences Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research Jurnal Informatika Polinema (JIP) Acta Solum Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT) Jurnal Teknologi Informasi Indonesia FENOMENA: Journal of Social Science TAFAKKUR : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Journal of Education Sciences (Edusci) Celebes Journal of Community Services Jurnal Manajemen Dayasaing Society FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam J-CEKI BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Jurnal Pendidikan Islam Proceeding of The International Conference on Management, Entrepreneurship, and Business Jurnal Teknokes Differential: Journal on Mathematics Education Jurnal Sipil Sains Terapan Jurnal Ilmu Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan Journal of Sustainable Community Practices At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

INOVASI PEMBELAJARAN PAI DENGAN PENGEMBANGAN MODEL CONSTRUCTIVISM PADA JENJANG PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH Syaifuddin, Syaifuddin
JURNAL EDURELIGIA Vol 1, No 1 (2017): Internalisasi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Islamic Faculty of Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.009 KB)

Abstract

So far, the methods used by teachers in the learning process tend to conventional teaching methods which only includes students come , sit, write material that has been written by the teacher on the board , listening to the teacher explaining the material and do the work , using the lecture method . The impact, learning tends to be passive and bored quickly. This kind of learning situation is almost no opportunity for students to express their creativity, so the quality of the quality of learning also becomes low. Constructivism learning model seems to be one of the answers to these problems. Therefore, in this learning model students are preferred. Teaching and learning process in constructivism model student centered more colored than teacher centered. Constructivism model is more empowering for the class as a learning centered not for teaching; not teaching process but learning process. This is in accordance with the curriculum 2013, is autenthic assessment; assessment process and results.
PEMANFAATAN E-LEARNING SEBAGAI SARANA PENDUKUNG TRYOUT UJIAN AKHIR PADA SMK MULTIMEDIA TUMPANG Suharso, Wildan; Syaifuddin, Syaifuddin; Fitriah, Lailatul
PEDULI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.396 KB) | DOI: 10.37303/peduli.v3i1.134

Abstract

National Exams at the High School level are conducted online using computers so that all High Schools are required to be ready in terms of devices or resources, as well as the Multimedia Tumpang Vocational High School which is now ready with a number of moodle-based computers and systems that are only used consecutively. The conditions faced makes it difficult for students to get perfect scores so that a learning system that is in accordance with Government standards in the National exams is needed. Some things that make it difficult for students to get perfect scores are limited numbers of computers, limited use of e-learning, habits of students to do exam questions manually, not accustomed to applications used for examinations, the absence of e-learning systems that can be accessed in an together in large numbers, the system can be used interchangeably. Problem solving is done systematically including analyzing the conditions of the hardware they have, analyzing the conditions of the software used to support learning, building e-learning according to needs, e-learning installation so that it can be used by teachers and students as needed , training in e-learning use and management, tryout trials using e-learning, evaluating the use and management of e-learning. The final result obtained is that all students and teachers can use and utilize e-learning.
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) BENGKULU MELALUI PENDEKATAN MOTIVASI Syaifuddin, Syaifuddin
Jurnal BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.962 KB) | DOI: 10.29300/ba.v3i1.1468

Abstract

Human Resources development has an important role in improving employee performance and productivity. In developing human resources, it can be done using a work motivation approach where work motivation is an impulse to do something consciously that arises from within and outside of each individual with the aim of increasing superior and competitive human resources. In the work motivation there are 6 motivational theories including: Need theory from Abraham Maslow, (b) Frederick Herzberg's two-factor theory, (c) McClelland's Achievement Theory, (d) Strengthening Theory (e ) Expectancy Theory, (f) Purpose Theory as Motivation. Based on this theory a leader can do various things to improve employee motivation and work to improve work productivity because with high motivation, work productivity will also be high and vice versa because between the two will be interrelated.
PROSES PENCIPTAAN INTERNAL KELOMPOK “TEATER SENDIRI” UNTUK MENGEMBANGKAN KESENIAN DI SULAWESI TENGGARA Syaifuddin, Syaifuddin; Niampe, La; Udu, Sumiman
Jurnal Penelitian Budaya Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Budaya
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.243 KB) | DOI: 10.33772/jpeb.v4i1.6613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penciptaan internal yang dilaksanakan Teater Sendiri sebagai strategi kebudayaannya. Penelitian ini berjenis kualitatif-deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan dari hasil wawancara mendalam, sedangkan data sekunder didapatkan dari berbagai dokumen dan data kepustakaan. Sumber data juga didapatkan dari hasil pengamatan di lapangan. Teknik analisis data diawali dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, yaitu wawancara, pengamatan yang sudah dituliskan dalam catatan lapangan, dokumen pribadi, dokumen resmi, gambar, foto, dan sebagainya. Data tersebut dibaca, dipelajari, dan ditelaah untuk kemudian memasuki tahap penafsiran data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas Teater Sendiri melaksanakan berbagai kegiatan sebagai proses penciptaan internal untuk mengembangkan kesenian. Proses penciptaan internal itu adalah perekrutan anggota (angkatan pertama, angkatan kedua, angkatan “yang lain”), latihan teater, menulis karya sastra dan nonsastra (puisi, prosa, naskah drama, esai/opini), pentas teater, penerbitan buku sastra, penerbitan buletin seni, dan dokumentasi/pengarsipan).Kata kunci: Penciptaan internal, strategi kebudayaan, kelompok Teater                       sendiri
Disposition of students learning independence to support learning success during the COVID-19 pandemic Setiawan, Yayan Eryk; Zauri, Ahmad Sufyan; Rukmigarsari, Rr. Ettie; Syaifuddin, Syaifuddin; Ilmi, Yuli Ismi Nahdiyati
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 55, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpp.v55i1.44686

Abstract

The background of this research is that online learning causes a decrease in student understanding. One of the factors that influence this decrease and increase in understanding is the student's thinking disposition. Thus, it is important to identify the dispositions needed by students to support their success in online learning. The purpose of this study was to identify the disposition of learning independence that is used as a supporter of successful online learning. The method of this research is quantitative research with a survey approach. The sample of this study consisted of 138 students of the mathematics education study program at the Islamic University of Malang. The data collected in this study are the results of filling out questionnaires and student opinions related to thinking dispositions. The data from filling out the questionnaire was analyzed by determining the number of students who chose the component of thinking disposition which aims to find out the component of thinking disposition that is most needed by students to be successful in learning online during the covid-19 pandemic. Meanwhile, students' opinions were analyzed descriptively which aims to find out the reasons students choose certain disposition components. The survey results show that there are four components of thinking disposition that are needed by students to be successful in online learning, namely: persistence, motivation, communication, and self-regulation. These four components are interrelated with each other. Someone successful in learning must have persistence, where persistence is built from motivation. Someone persistent and motivated must also be able to communicate with various parties. Persistence, motivation, and communication must pay attention to self-regulation. These four components of thinking disposition can be used to support student success.
INTEGRATED TWIN TOWERS DAN ISLAMISASI ILMU Syaifuddin Syaifuddin
Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.057 KB) | DOI: 10.15642/jpai.2013.1.1.1-20

Abstract

BAHASA INDONESIA:Tulisan ini menunjukkan beberapa pemikiran sebagai berikut: Pertama, desain integrated twin towers dilakukan dalam rangka menyongsong perubahan IAIN menjadi UIN Sunan Ampel. Dalam desain integrated twin towers posisi keilmuan agama dan umum tidak dicampur menjadi satu, tetapi dibiarkan berjalan sendiri-sendiri, dan pada saat tertentu dipertemukan untuk saling berdialog. Dalam desain integrated twin towers keilmuan agama tidak bermaksud mengintervensi keilmuan umum, karena keilmuan umum dianggap sudah mapan, jadi biarkan berjalan secara wajar pada posisinya; yang penting di antara kedua keilmuan itu bisa saling berkomunikasi. Kedua, desain Islamisasi ilmu dilakukan dalam rangka mengkritisi keilmuan umum yang notabene banyak bersumber dari Barat dan bersifat sekuleristik, materialistik, dan individualistik. Dalam proses Islamisasi ilmu, keilmuan Islam berupaya mengintervensi keilmuan umum dalam rangka memfilterisasinya sehingga keilmuan tersebut menjadi Islami. Jadi Islamisasi ilmu berarti memberikan wawasan (world view) keislaman kedalam keilmuan umum. Ketiga, meskipun ada perbedaan di antara desain integrasi keimuan berbasis Islamisasi ilmu dengan integrated twin towers, namun juga ada persamaannya. Perbedaannya terletak pada proses (epistemologi)-nya. Dalam prosesnya, desain Islamisasi ilmu berusaha mengintervensi kajian keilmuan umum dengan pendekatan kajian keagamaan; sedangkan dalam desain integrated twin towers keilmuan agama tidak bermaksud mengintervensi kajian keilmuan umum. Persamaannya terletak pada kurikulum (ontologi) dan tujuan (aksiologi). Dalam hal kurikulum, keilmuan yang dikaji adalah bidang kajian keilmuan agama dan umum. Sementara dalam hal tujuan, Islamisasi ilmu dan integrated twin towers sama-sama bertujuan untuk mengintegrasikan keilmuan agama dan umum, mendialogkan, mengkomunikasikan, dan mensinergiskannya; sehingga menjadi keilmuan yang utuh-integral-integratif. ENGLISH:This paper shows some idea as follows: First, integrated design of the Twin Towers as the changing action from IAIN to UIN Sunan Ampel. The religion and general knowledge’s position of Twin Towers’ integrated design is not mixed into one, but it works individually, and at the certain time are united in mutual dialogue. Second, Islamize design is done in order to criticize the general knowledge which has western sources and are secular, materialistic, and individualistic. In the process to Islamize the knowledge, Islamic knowledge tries to intervene the general knowledge in order to filter it so the knowledge will be Islamized. Consequently, to Islamize knowledge is to give an Islamic concept into general knowledge. Third, there are the similarities and differences between integrated design knowledge based on Islamic knowledge and integrated Twin Towers. The difference is in its epistemology process. The similarity is in the curriculum (ontology) and objective (axiology). In the curriculum, the examined knowledge is religion and general knowledge. While the objective, Islamize knowledge and integrated Twin Towers aims to integrate religion and general knowledge, to dialogue, to communicate, and to synergy, so it can be a knowledge which is intact-integral-integrative. 
Digitizing Religion: Millenial Generation Da’wah Patterns on Social Media Agoes Moh. Moefad; Syaifuddin Syaifuddin; Iklima Sholichati
Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 15, No 2 (2021): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/idajhs.v15i2.13136

Abstract

The integration of technology has resulted in implementing of the da'wah model growing rapidly and dynamically. The research was conducted by identifying how religion is understood and applied by the millennial generation and how da'wah can be accepted and understood in the millennial era. This study uses descriptive qualitative, and the arrangement uses literature by reviewing, collecting data through a library approach, and collecting information from various digital sources. The research results show that da'wah must be able to position itself in the digital space as an arena of contestation to win the hearts of the people in building a new civilization in the world of da'wah. In addition, many applications and interesting da'wah content have been developed in the era of media digitization. Thus, it impacts efforts to package da'wah messages and disseminate da'wah messages regarding religious language in the digital space. One of them is linking text, narration, images, symbols, and graphics.
Efektivitas Pesan Dakwah di Media Sosial Terhadap Religiusitas Masyarakat Muslim: Analisis Literature Review Syaifuddin Syaifuddin; Abdul Muhid
Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah Vol 20, No 1 (2021)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/alhadharah.v20i1.4835

Abstract

Media sosial menjadi alternative dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah, sehingga tidak sedikit para pelaku dakwah menggunakan media sebagai sarananya. Kompleksnya media mengharuskan para da’i untuk terlibat ke dunia media, dari hal ini media sosial tentunya adalah komunikasi dakwah yang efektif dalam mengimbangi perkembangan zaman. Oleh karena itu studi literature review ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pesan dakwah dimedia sosial terhadap religiusitas masyarakat muslim. Lebih lanjut kajian mendalam terhadap efektiftasnya media dakwah perlu dilakukan, karena semakin pesatnya perkembangan dan penggunaan media. Selanjutnya dalam proses analisis, peneltian ini menggunakan metode studi literature dengan mengumpulkan beragam sumber dari jurnal, artikel, serta buku-buku yang berhubungan dengan variabel penelitian. Hasil dari studi literture ini menunjukkan bahwa efektifitas dakwah media sosial bisa dikatakan efektif apabila frekuensi dari intensitas seseorang menggunakan media  kemudian mengamalkan isi pesan yang disampaikan terkait kajian dakwah yang ada. 
Efektivitas Pesan Dakwah di Media Sosial Terhadap Religiusitas Masyarakat Muslim: Analisis Literature Review Syaifuddin Syaifuddin; Abdul Muhid
Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah Vol 20, No 1 (2021)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.341 KB) | DOI: 10.18592/alhadharah.v20i1.4835

Abstract

Media sosial menjadi alternative dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah, sehingga tidak sedikit para pelaku dakwah menggunakan media sebagai sarananya. Kompleksnya media mengharuskan para da’i untuk terlibat ke dunia media, dari hal ini media sosial tentunya adalah komunikasi dakwah yang efektif dalam mengimbangi perkembangan zaman. Oleh karena itu studi literature review ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pesan dakwah dimedia sosial terhadap religiusitas masyarakat muslim. Lebih lanjut kajian mendalam terhadap efektiftasnya media dakwah perlu dilakukan, karena semakin pesatnya perkembangan dan penggunaan media. Selanjutnya dalam proses analisis, peneltian ini menggunakan metode studi literature dengan mengumpulkan beragam sumber dari jurnal, artikel, serta buku-buku yang berhubungan dengan variabel penelitian. Hasil dari studi literture ini menunjukkan bahwa efektifitas dakwah media sosial bisa dikatakan efektif apabila frekuensi dari intensitas seseorang menggunakan media  kemudian mengamalkan isi pesan yang disampaikan terkait kajian dakwah yang ada. 
Instagram as a Da’wah Medium for Al-Hasany Foundation Islamic Boarding School Nasikhul Amin; Moch. Agung Lukman Septiansyah; M. Havy Sa'dullah; Syaifuddin Syaifuddin
KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 16 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/komunika.v16i1.5120

Abstract

Social media expands the volume of information for each individual so that it holds power over control. Human interaction through online media is not limited by time and space, as long as the user is connected to an internet connection. Unlimited interaction is a reason for an Islamic boarding school manager to create a @alhasanymedia Instagram account. This study explores the use of Instagram by Al-Hasany Islamic boarding school for da’wah. The research uses a qualitative field method, the research procedure assembles descriptive data of interview or written word sequences from the observed people, and this approach is directed at the individual setting in a holistic (whole) manner. In qualitative research, the author becomes an essential instrument (human instrument) to establish the focus of the research, find and select informants as the data source, collect data, assess data quality, analyze data, interpret data and make conclusions on the findings. The results of this study show that the Instagram account @alhasanymedia has contributed to Islamic boarding school as an educational institution which includes the media of da’wah, information, blessing, promotion, nostalgically, and documentation for pesantren and graduates of Al-Hasany Sumber Islamic boarding school, parents and Abituren.
Co-Authors A Hadi Arifin Abbas, Sofyan Abd. Rouf, Abd. Abdul Muhid Abdul Rahman Abidin, Nor Agoes Moh. Moefad Ahmad Juhaidi Ahmad Sufyan Zauri Akhmad Rizalli Saidy Al Mawardi Alfarizi, Muhammad Salman Alfufatin Nabilah Alhadar, Mudi Amar Ma’ruf Ananta, Erick Dwi Angelita, Indah Aprianti Ar Husein, Muhammad Ariesa, Yeni Arif Budi Wurianto, Arif Arif Ismail Atika Atika Aulia Arief Nasution Azwar Hasibuan, Hasrul Bahar, Kurnia Bustari Bustari Choiriawati, Choiriawati Cut Fitri Rostina Damanik, Tiara Sastika Dame Masterina, Olivia Dewi Larassati M.P Dharma, Ricke Dina Rosmaneliana Djazilan, Sukron Emilia Emilia Erna Kadrianti Fahrudin, Atef Faiqoh, Kholisotul Fairuz Lazuwardiyyah Fairuz, Fara Dilla Faisal Abdullah Firdausiyah, Nuri Junanul Fitramadan, Lis Fuandri Fuandri Gani, Fauzi A. Ginting, Grace Ilona Ranastasia Br Ginting, Kristha Immanuel Suranta Gultom, Farida Gultom, Parsaoran Halim Akbar, Halim Hanafiah Hanafiah, Hanafiah Hanik Yuni Alfiyah, Hanik Yuni Hanipah, Mei Alfiani Hartono Hartono Havida, Nadhiva Iffany Hayatun Nupus Haziri, Achmad Abrar Hedi Turmudi, Asep Hi M.A. Hi Abdullah, Baharuddin Ibrahim Ibrahim Ifa Dotus Salimah Iklima Sholichati imelia, imelia Indha Aprida Sutari Irfan Maulana, Irfan Ismail Ismail Ismed Fachruzi Jumadi Junaedi Junaedi Junaidi Junaidi Juriah Juriah, Juriah Kaharuddin Kahfi, Mas'ady Ashabul Kahfi, Mas’ady Ashabul Khairani, Reska Khairunisa, Aulia Khoiriyah, Mahbubatul KHOIRUN NISAK Khoirun Nisak Kurniati Kurniati Kurniawan, Rikza Syahrial La Niampe LAILATUL FITRIAH Liliek Soetjiatie Lubis, Fajar Rezeki Ananda Luvi Antari, Luvi M. Havy Sa'dullah Ma'mun, Adam Sukron Mariana Mariana Martin, Iwan Maruka, Safriyanto S Mas'ud, Ali Mas’ud, Ali Maya Novitasari Ma’ruf, Amar Meldia Septiana Moch. Agung Lukman Septiansyah Muhammad Afifudin Dimyathi MUHAMMAD FAHMI Muhammad Mahbub, Muhammad Muhammad Ufuqul Mubin Muhammad Wahyudi Mumtahanah, Mumtahanah Munardy, Munardy Murbangun Nuswowati Murfi, M Ali Muslim syamsuddin Muti’ah, Siti Nagian Toni Naimah Naimah Najib Irsyadi, Najib Nasib Nasikhul Amin Nasution, Ita Saiyah Nasution, M. Bobbi K. Noor Rizqy Sattariya Novrini, Susan Nurdan, Nurdan Nurfadilah Nurfadilah Nurfajriani, Nurfajriani Nurhidaya M, Nurhidaya M Nurjanah, Rahma Nursyamsi Nursyamsi Pakpahan, Efendy Pandjaitan, Rosmawaty Hilderiah Panjaitan, Yanti Fitriani Pareng Rengi Pasaribu, Sonia Dina Sari pengelola, pengelola Pirdhaus, Ananta Prasetia, Senata Adi Puad, Noor Aimi Mohamad Putri Bintoro, Ellys Rahma Putri, Nur Agustin Rahayu Putri, Rizki Adinda Putri, Salsabillah R Dalai, Hastuti Rahmadani, Novia Aulia Ramdani, Taufiq Resel, Keysa Rinaldi, Rival Riyanto, Eko Robert Tua Siregar Rohman Rohman Romy, Elly RR. Ettie Rukmigarsari Sabar Dumayanti Sihombing Sabda, Galang Ikhwan Aji Sabrina Sabrina Sahputra, M. Robby Salam, Miming Berlian Hi. B. Salimah, Ifa Dotus SALMAN FARIS Salman Faris Sanmas, Abu Saprida, Saprida Saputri, Eki Nining Sari, Zamah Sarwi - Sekali, Abednego Suranta Karo Senung, Bahtiar Septiono, Trimo Setiawan, Romi Adetio Silwanah, Andi Sani Simanjuntak, Dahnil Anzar Sinaga, Tri Eva Maria Sitorus, Aron Jarif Hasadungan Soesilo Zauhar Sofiyan Sofiyan Solikhin Solikhin Sri Zuwefa Suca Rusdian Sudirman, Muh. Sajjaj Sugito - Suherman, Suherman sujono, andika Sulaiman Sulaiman Sulistiawati Rahayu Ahmad Sumiman Udu Supardin Supardin, Supardin Sustenance Ananda Lubis , Fazar Suwatah, Suwatah Tenripada, Dita Amalia Tika, Aulia Saufayuk Toni, Nagian Umasugi, Nirwan Utomo, Bedjo Veithzal Rivai Zainal Widiastutik, Erna Wildan Suharso Willy Dama, Risky Winata, Cahya Wiratama, Romadhon Wirdha, Wirdha Wiwik Muyassaroh Abdi Yayan Eryk Setiawan Yudinta, Dewa Putu Dharma Yuli Ismi Nahdiyati Ilmi Yunior, Khomeiny Yusniar Lubis Yusra, Yusra Yusran Haskas Yusuf Ronny Edward Zulfa, Cut Nadya