Gembala bukan hanya memimpin ibadah tetapi juga bertanggung jawab untuk membimbing dan membina iman jemaat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk memahami fenomena sosial di dalam gereja, dengan fokus pada tanggung jawab gembala dalam mengarahkan dan melatih jemaat. Selain itu, pembahasan mencakup tantangan yang dihadapi dalam pertumbuhan jemaat serta strategi gembala dalam memotivasi spiritualitas jemaat. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemimpinan gembala yang efektif sangat penting untuk pertumbuhan spiritual dan kuantitatif jemaat, serta menekankan pentingnya komunikasi dan kolaborasi dalam pelayanan gereja. Dengan demikian, gereja diharapkan dapat menjadi agen utama dalam pertumbuhan iman anggotanya melalui pendekatan yang relevan dan responsive terhadap kebutuhan jemaat
Copyrights © 2024