Kepenjelajahan samudra orang Eropa dari abad ke-15 sampai ke-17 menandai perubahan besar dalam sejarah dunia, terutamanya di kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia. This study will analyze the historical methods used in understanding the phenomenon of exploration with a spotlight on the use of both primary and secondary sources and the underlying social, political, and economic contexts. Berdasarkan identifikasi data melalui analisis pada keterangan jurnal pelaut, dokumen resmi, dan karya akademik, Chaminade menemukan bahwa penjelajahan samudra tak hanya dipicu oleh motif pencarian jalur perdagangan baru tapi oleh motif kolonialisme dan imperialisme juga. Perkembangan teknologi navigasi sangat membantu kesuksesan ekspedisi Eropa. Imbas penjelajahan ini sangat luas, mulai dari perubahan dalam peta perdagangan global hingga interaksi budaya yang memengaruhi masyarakat lokal. Let this be a prelude to further reinforce the understanding of the dynamics of oceanic exploration as part and parcel of Indonesian history itself, shaping social and cultural identities.
Copyrights © 2024