Anak usia dini berada pada tahap perkembangan kritis, di mana mereka rentan terhadap dampak negatif dari perilaku bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendiagnosa permasalahan yang dialami oleh anak usia dini yang menjadi korban bullying, dengan fokus pada dampak psikologis, emosional, dan sosial. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini, melalui observasi dan wawancara mendalam dengan anak, orang tua, dan pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying pada anak usia dini dapat menyebabkan gangguan emosional, seperti kecemasan dan rasa takut, serta memengaruhi kemampuan mereka dalam bersosialisasi dan berprestasi di lingkungan belajar. Identifikasi dini dan intervensi yang tepat sangat diperlukan untuk mencegah dampak jangka panjang dan mendukung pemulihan anak. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan program pencegahan dan penanganan bullying di lingkungan pendidikan usia dini.
Copyrights © 2024