Artikel ini membahas manajemen berbasis madrasah secara umum terjadi di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Manajemen berbasis madrasah ini mengharuskan adanya penilaian (akreditasi) terhadap kinerja pendidikan. Kedua, Benchmarking Management. Manajemen ini didasarkan pada teori bahwa untuk meningkatkan mutu pendidikan harus didasarkan pada standardisasi mutu. Seluruh proses pendidikan harus mengarah kepada suatu level tertentu yang sudah dirumuskan dan disepakati sebagai sebuah model. Ketiga, School Based Management yang didasarkan pada teori bahwa proses pengambilan keputusan dan perumusan tujuan pendidikan yang selama ini dilakukan oleh otoritas birokrasi pusat harus didelegasikan kepada pelaksana di lapangan, yakni madrasah, sehingga efektifitas dan efisiensi pencapaian tujuan lebih dapat dipertanggung-jawabkan. Aspek-aspek manajemen berbasis madrasah meliputi aspek pengelolaan proses pembelajaran, aspek perencanaan dan evaluasi, aspek pengelolaan kurikulum, aspek pengelolaan ketenagaan pengelolan fasilitas/sarana dan prasarana (peralatan dan perlengkapan), aspek pengelolaan keuangan, aspek pengelolaan kelas, aspek pelayanan siswa, aspek hubungan madrasah dengan masyarakat, dan aspek pengelolaan iklim madrasah.
Copyrights © 2020