Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan meningkatkan keterampilan diskusi siswa kelas X SMAN 1 Tabulahan, Mamasa melalui model pembelajaran Two Stay Two Stray. Model pembelajaran Two Stay Two Stray dipilih karena dapat memacu dan mendorong siswa kelas X SMAN 1 Tabulahan untuk aktif berbicara menyampaikan ide/gagasan dalam kegiatan berdiskusi. Hal ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan masih rendahnya keterampilan siswa dalam kegiatan diskusi. Siswa cenderung malu dan kurang berani dan percaya diri dalam mengungkapkan gagasan, ide, pikiran, sanggahan, maupun persetujuan pada saat berdiskusi dan kurang bervariasinya penggunaan model pembelajaran dalam kegiatan diskusi. Data diperoleh melalui pengamatan, wawancara, tes keterampilan berdiskusi siswa, catatan lapangan, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Keabsahan data diperoleh melalui validitas (demokratik, proses, dialogik, hasil) dan reliabilitas dengan menyajikan data asli berupa catatan lapangan, transkrip wawancara, lembar observasi, lembar penilaian diskusi, dan foto kegiatan. Dalam penelitian ini terdapat tiga siklus yang dilaksanakan. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu persentase ketercapaian indikator keterampilan diskusi pada setiap siklus dan kemampuan rata-rata siswa dalam berdiskusi sebelum dan sesudah adanya implementasi tindakan
Copyrights © 2021