Penelitian ini didasari oleh kesenjangan yang ditemui dalam kegiatan pembelajaran di kelompok B TK Negeri Pembina Kecamatan Binamu. Fokus tujuan penelitian yaitu untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan seni rupa menggunakan media pembelajaran bervariasi. Penelitian tindak kelas atau classroom research merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan model Kemis dan Mc Taggart yang mencakup perencanaan, tindakan, observasi dan refleks. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5 sampai 6 tahun di TK Negeri Pembina Kecamatan Binamu sebanyak 10 orang, terdiri dari lima orang laki-laki dan lima orang perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Hasil observasi awal menunjukkan kemampuan motorik halus anak 61%, kemudian setelah diberi tindakan pada Siklus I meningkat menjadi 67%, dan setelah tindakan pada Siklus II menjadi 77%. Berdasarkan hasil studi ditemukan peningkatan kecakapan motorik halus anak, sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan seni rupa menggunakan media pembelajaran bervariasi.
Copyrights © 2023