Diskalkulia adalah kondisi dimana anak mengalami kesulitan dalam belajar dan memahami matematika.. Anak yang menderita diskalkulia cenderung tidak mampu dalam memahami aritmatika, baik dalam membaca simbol matematika, memahami konsep matematika, kesulitan membaca jam, kesulitan dalam melakukan operasi hitung, kesulitan mengenali angka, bahkan tidak mampu dalam memahami soal cerita, dan beberapa indicator lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji peran teknologi sebagai inovasi pembelajaran untuk anak diskalkulia dalam mengatasi kesulitan belajarnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi pustaka, yaitu dengan melakukan kajian mengenai peran teknologi dalam membantu siswa diskalkulia..Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan peserta didik dalam memahami pelajaran matematika yang biasa disebut sebagai diskalkulia yang mengalami kesulitan dalam perkalian. Instrumen penelitian berupa sebuah tes yang terdiri dari 6 pertanyaan bersifat uraian yang mengacu pada indicator diskalkulia siswa sekolah dasar yaitu kemampuan perkalian dari nilai besar ke kecil, kemampuan memilih angka yang mempunyai nilai paling banyak atau paling sedikit, dan kemampuan menyatakan hasil dari sebuah operasi bilangan.
Copyrights © 2024