Anak usia dini adalah sosok individu yang sedang menjalani suatu proses perkembangan dengan pesat dan fundamental bagi kehidupan selanjutnya. Anak usia dini berada pada rentang usia 0-8 tahun. Pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan dalam berbagai aspek sedang mengalami masa yang cepat dalam rentang perkembangan hidup manusia. Pendidikan anak usia dini dianggap penting karena dapat menumbuh-kembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan mandiri dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri, mampu mengendalikan emosinya, dan mampu membangun hubungan dengan orang lain dan meletakkan dasar-dasar tentang bagaimana seharusnya belajar. Bermain pada anak merupakan motivasi intrinsik dan dapat memberikan pelatihan untuk mengenal aturan-aturan, mematuhi norma, dan larangan-larangan yang berlaku, setia, dan lain sebagainya. Howard Gardner berpendapat bahwa tidak ada manusia yang tidak cerdas. Kata cerdas ini mengacu pada beberapa jenis kecerdasan, salah satunya adalah kecerdasan logis-matematis. Kecerdasan logis-matematis berkaitan dengan berhitung atau menggunakan angka dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka di mana penulis menggunakan berbagai sumber referensi yang berkaitan dengan permainan, khususnya permainan tradisional dengan kecerdasan logis matematis pada anak usia dini. Kajian ini menyimpulkan bahwa permainan tradisional mampu meningkatkan kecerdasan logis matematis pada anak usia dini.
Copyrights © 2024