Zulfitria
Prodi Magister Teknologi Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta, KH Ahmad Dahlan, Cirendeu, Tanggerang.

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Guru dalam Meningkatkan Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun di TK Aisyiyah 2 Cianjur Nani Kustini; Zulfitria
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengajaran yang dilakukan oleh guru untuk meningkatkan kemandirian pada anak usia 5-6 tahun di taman kanak-kanak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru, dan studi dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di taman kanak-kanak di Tk Aisyiyah 2 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran yang penting dalam merancang dan mengimplementasikan strategi pengajaran yang mendukung perkembangan kemandirian anak usia dini. Strategi-strategi tersebut meliputi pemberian tanggung jawab, pembangunan kepercayaan diri, serta pemberian panduan yang jelas dan terstruktur. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan pemahaman kita tentang peran guru dalam pembentukan kemandirian pada anak usia 5-6 tahun.
Stimulasi Multiple Intelligences Pada Anak Usia Dini Muhamad Ramdhani; Zulfitria
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1324

Abstract

Latar belakang penelitian ini bermula dari keinginan untuk menjelaskan hal-hal yang dapat menstimulasi multiple intelligences. Fokus penelitian hanya mencakup kegiatan apa saja yang dapat dilakukan untuk menstimulasi multiple intelligences pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk dapat membantu orang tua dan pendidik dalam menciptakan hal yang kreatif melalui kegiatan stimulasi guna mengembangkan kecerdasan jamak pada diri anak. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Untuk jenis penelitian ini sendiri adalah penelitian literature (kepustakaan). Data diperoleh dari sumber bacaan mulai dari jurnal, buku, majalah, artikel, skripsi, tesis, disertasi dan koran yang ada di perpustakaan. Disamping itu juga diperoleh data melalui media internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap anak memiliki potensi kecerdasan yang beragam. Potensi ini dibawa anak sejak lahir yakni meliputi kecerdasan logika- matematis, visual spasial, musikal, kinestetik, interpersonal, intrapersonal, naturalis. Dimana berbagai macam kecerdasan itu disebut dengan kecerdasan jamak (multiple intelligences). Tetapi proporsi tingkat kecerdasan setiap anak pasti tidak sama, tergantung pada stimulasi yang anak dapat dan tergantung pada faktor-faktor yang mempengaruhi kecerdasan anak tersebut. Namun, faktor-faktor yang bersifat tetap atau internal secara alami ada pada diri anak masih bisa diatasi dengan pemberian stimulasi dari luar, yaitu pemberian kegiatan-kegiatan diluar adanya faktor internal. Pada masing-masing kecerdasan tersebut memiliki cara pengembangan yang berbeda-beda. Dalam pendidikan anak usia dini cara pengembangan atau cara stimulasi yang dapat dilakukan biasanya disajikan dalam bentuk permainan.
Meretas Pembelajaran Sains di TK Aisyiyah Cipanas melalui Wisata Edukasi dan Teknologi Pendidikan Ratna Fauziah Azhary; Zulfitria
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1325

Abstract

Pembelajaran Sains di Taman Kanak – kanak menjadi tantangan yang memerlukan inovasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan wisata edukasi dan teknologi pendidikan guna memperkaya pengalaman pembelajaran sains di Taman Kanak -kanak Aisyiyah Cipanas. Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya metode pembelajaran yang mampu membangun pemahaman siswa tentang sains. Oleh karena itu, inovasi pendidikan yang kunjungan wisata ke lingkungan sekitar dan pemanfaatan teknologi seperti Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) diharapkan dapat menjadi Solusi yang efektif Metode peneletian ini menggunakan desain ekperimental dengan pendekatan pre test dan post tes untuk mengukur pengaruh metode pembelajaran karyawisata terhadap kemampuan sains anak usia 5-6 tahun. Penggunaan teknologi pendidikan, termasuk aplikasi seluler dan perangkat lunak interaktif, memperkaya pembelajaran sains dengan elemen visual dan eksperimen, menghasilkan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan mendalam bagi siswa.
Peran PAUD Dalam Menciptakan Perlindungan Anak Usia Dini Terhadap Segala Macam Bentuk Kekerasan di RA. AT-Taubah Rika Sukmawati; Zulfitria
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1326

Abstract

Latar belakang penelitian ini dilakukan dikarenakan sekarang ini banyaknya kejadian yang sangat memprihatinkan terjadi terhadap anak-anak secara umum dan khususnya terhadap anak usia dini. Dimana mereka menjadi korban kekerasan orang dewasa, baik yang dilakukan secara fisik maupun psikis. Metode yang penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data melalui observasi kelas, wawancara dengan guru, dan studi dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di RA. AT-Taubah, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah dan guru memiliki peranan penting dalam upaya menciptakan perlindungan anak usia dini terhadap segala macam bentuk kekerasan yaitu dengan cara memberikan edukasi terhadap anak-anak dan juga memberikan seminar parenting kepada orang tua siswa. Sehingga anak-anak bisa tumbuh dengan baik dan bahagia tanpa adanya kekerasan yang mereka alami. Serta orang tua bisa menjadi perlindungan utama bagi anak-anaknya dan menjadi contoh yang baik serta nyata bagi anak-anaknya.
Penerapan Konsep Pembelajaran Luqmanulhakim Pada Anak Usia Dini Deden Taufik Hidayat; Zulfitria
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1327

Abstract

Anak usia dini memiliki rentang 2 – 8 tahun dan merupakan usia emas “Golden Age” karena pada usia tersebut fondasi-fondasi diri mulai dibangun. Bangunan yang kuat dan baik, karena memiliki fondasi yang kokoh, begitu pula manusia. Oleh Karena usia emas ini, maka pendidikan anak usia dini menjadi sangat penting sekali diselenggarakan dan diarahkan sedemikian rupa. Salah satu konsep pembelajaran yang tepat untuk anak usia dini berdasarkan karakternya adalah Konsep Pembelajaran Luqmanulhakim. Konsep ini memuat kecerdasan dasar yang penting untuk anak, diantaranya kecerdasan spiritual, emosional, dan sosial. Tidak hanya itu, kompetensi yang dibangun juga adalah hal signifikan yaitu kompetensi iman, amal shaleh, dan karakter. Kecerdasan dan kompetensi-kompetensi tersebut penting sekali dibangun pada diri anak pada usia emas tersebut karena akan berimplikasi pada kehidupan anak di masa yang akan datang. Berdasarkan kajian pustaka sederhana, konsep pembelajaran Lukmanulhakim memuat tujuh konsep dasar yang diharapkan itu menjadi bagian kompetensi yang dimiliki dan terbentuk menjadi karakter yang kuat pada dirinya. Ketujuh konsep termuat dari QS Luqman: 12 – 19, yaitu: (1) Mengenalkan pengetahuan tentang Ketauhidan, (2) mengajarkan anak untuk berbakti kepada kedua orang tua, (3) melatih dan membiasakan sholat, (4) melatih dan membiasakan anak untuk bersyukur dan bersabar, (5) melatih dan membiasakan anak untuk tidak bersikap sombong dan angkuh, (6) melatih dan membiasakan anak untuk hidup bersahaja, dan (7) Melatih dan membiasakan anak untuk bertutur kata yang lembut, bersikap sopan dan santun
Analisis Permainan Tradisional Terhadap Kecerdasan Logis-Matematis Pada Anak Usia Dini Nuha Fatin Ranjani; Zulfitria
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1328

Abstract

Anak usia dini adalah sosok individu yang sedang menjalani suatu proses perkembangan dengan pesat dan fundamental bagi kehidupan selanjutnya. Anak usia dini berada pada rentang usia 0-8 tahun. Pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan dalam berbagai aspek sedang mengalami masa yang cepat dalam rentang perkembangan hidup manusia. Pendidikan anak usia dini dianggap penting karena dapat menumbuh-kembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan mandiri dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri, mampu mengendalikan emosinya, dan mampu membangun hubungan dengan orang lain dan meletakkan dasar-dasar tentang bagaimana seharusnya belajar. Bermain pada anak merupakan motivasi intrinsik dan dapat memberikan pelatihan untuk mengenal aturan-aturan, mematuhi norma, dan larangan-larangan yang berlaku, setia, dan lain sebagainya. Howard Gardner berpendapat bahwa tidak ada manusia yang tidak cerdas. Kata cerdas ini mengacu pada beberapa jenis kecerdasan, salah satunya adalah kecerdasan logis-matematis. Kecerdasan logis-matematis berkaitan dengan berhitung atau menggunakan angka dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka di mana penulis menggunakan berbagai sumber referensi yang berkaitan dengan permainan, khususnya permainan tradisional dengan kecerdasan logis matematis pada anak usia dini. Kajian ini menyimpulkan bahwa permainan tradisional mampu meningkatkan kecerdasan logis matematis pada anak usia dini.
Strategi Mengembangkan Kemampuan Numerasi Awal Anak di TK Kurnia Asih Cianjur Sanusi; Zulfitria
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1329

Abstract

Setiap guru idealnya memiliki strategi dalam merancang pembelajaran. Numerasi awal mengacu pada dasar-dasar penalaran matematika yang diperoleh anak sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi guru untuk mengembangkan kemampuan numerasi awal anak di TK Kurnia Asih Cianjur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, adapun tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan trianggulasi tehnik dan trianggulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan Strategi utama dan strategi pendukung dalam mengembangkan kemampuan numerasi awal dalam memfasilitasi kegiatan bermuatan numerasi pada anak usia dini yaitu bermain. Sedangkan strategi lain yang dapat mendukung munculnya kemampuan numerasi awal adalah bercerita, olahraga, menyanyi, dan permainan menggunakan aturan.
Model Pembelajaran Hukum Untuk Anak Usia Dini Apon Gustana; Zulfitria
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1330

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi dan model pembelajaran hukum untuk anak usia dini yang dilaksanakan di Cianjur. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif, & menggunakan teknik analisis model Miles & Hubberman. Penelitian ini dilakukan di TK Kurnia Asih. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, model pembelajaran hukum untuk anak usia dini adalah: (1) mengenalkan hukum dengan cara yang paling sederhana, (2) terintegrasi dengan pembelajaran pada aspek lain, (3) pembelajaran dengan cara yang kontekstual. Sedangkan faktor yang berpengaruh adalah: (1) pengetahuan guru dan orangtua murid pada hukum dan (2) kapasitas dan kemampuan untuk bertanggungjawab pada hukum.
Strategi Pembelajaran Bahasa Inggris Yang Menyenangkan Untuk Anak Usia Dini Ayi Sunarya; Zulfitria
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1331

Abstract

Anak usia dini merupakan masa yang sensitif untuk mempelajari sesuatu, khususnya pembelajaran bahasa Inggris. Sebagai seorang guru bahasa Inggris, sangatlah penting untuk mengetahui strategi pembelajaran agar lingkungan belajar menjadi lebih menyenangkan. Oleh karena itu, para guru yang mengajar bahasa Inggris untuk anak usia dini memerlukan beberapa strategi dalam belajar mengajar. Ada beberapa strategi yang bisa diterapkan seperti TPR (Total Physical Response), lagu, musik dan gerak, serta cerita.
Manajemen Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini di PAUD Melati Tunas Sukaluyu Endang Wahyudi; Zulfitria
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1332

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan bagaimana manajemen kurikulum di PAUD Melati Tunas Sukaluyu . Menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu wawancara dan juga dokumentasi dengan melihat realita dokumen kurikulum, seperti rancangan proses pembelajaran mingguan dan rancangan proses pembelajaran harian. Penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menggambarkan sejelas mungkin tentang aktivitas fungsi manajemen yang berkaitan dengan pelaksanaan kurikulum PAUD di PAUD Melati Tunas Sukaluyu. Metode penelitian yang digunakan dalam studi kasus termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara langsung, dan dokumentasi. Analisis data penelitian yang digunakan untuk menarik kesimpulan adalah analisis model interaktif (interactive model of analysis). Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa sebagai berikut: aktivitas fungsi manajemen kurikulum di PAUD Melati Tunas Sukaluyu meliputi (a) perencanaan, (b) pelaksanaan, (c) evaluasi.