Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMP Negeri 8 Buton, terutama selama jam-jam kritis, yaitu saat konsentrasi belajar siswa menurun. Jam-jam kritis seringkali menjadi tantangan dalam proses pembelajaran, karena peserta didik cenderung merasa lelah dan kurang termotivasi. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan angket untuk mengidentifikasi strategi yang diterapkan oleh guru, seperti penggunaan metode pembelajaran interaktif, pemberian reward, variasi media pembelajaran, dan penerapan teknik ice breaking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi-strategi tersebut efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar peserta didik selama jam-jam kritis. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan, khususnya dalam konteks pembelajaran PPKn.
Copyrights © 2024