Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterlibatan kelas dan hasil belajar. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus merupakan metodologi penelitian yang digunakan. Setiap siklus mempunyai tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen untuk mengukur sikap, kemampuan, dan tingkat aktivitas belajar siswa digunakan untuk mengumpulkan data. Metode kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk menganalisis data. Berdasarkan temuan studi tersebut, keterlibatan siswa dan hasil pembelajaran telah meningkat secara signifikan. Pada siklus II rata-rata persentase partisipasi siswa meningkat dari 78,7% pada siklus I menjadi 95,7%. Selain itu rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari siklus I (84,6%) ke siklus II (90,2%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan paradigma pembelajaran kooperatif STAD pada siswa kelas X KM 1 SMA Negeri 10 Gowa berhasil meningkatkan engagement dan hasil belajar siswa.
Copyrights © 2024