AbstrakMasih tingginya ketimpangan sosial dan kemiskinan dan masih lebarnya kesenjangan sosial ekonomi masyarakat, serta perlunya penanganan secara optimal melalui kebijakan pembangunan. Untuk itu, tujuan artikel kajian ini untuk menggambarkan perspektif modal sosial budaya dalam pembangunan berkelanjutan. Artikel ini menggunakan metode studi literatur. Sumber dan metode pengumpulan data, yakni dengan mengambil data di pustaka, kemudian membaca, mencatat, dan mengolahnya. Analisis hasil kajian relevan selanjutnya dikompilasi kemudian dianalisis, dan ditarik kesimpulan. Kajian artikel ini menunjukkan modal sosial budaya memiliki peran yang penting dalam mencapai pembangunan berkelanjutan yang bersifat inklusif. Modal sosial budaya yang positif dapat memfasilitasi partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan. Dengan adanya norma-norma yang mendukung partisipasi, saling percaya, dan kerjasama, masyarakat cenderung lebih terlibat dalam pengambilan keputusan, implementasi kebijakan, dan evaluasi pembangunan. Modal sosial budaya dapat membantu mengatasi ketidaksetaraan, konflik sosial, dan kendala-kendala yang menghambat pembangunan yang inklusif. Melalui penguatan pendidikan inklusif, komunikasi yang terbuka, keadilan sosial, kepemimpinan inklusif, dan penghormatan terhadap konteks budaya, masyarakat dapat berperan aktif dalam pembangunan dan membangun modal sosial budaya yang mendukung keberlanjutan dan inklusivitas. Modal sosial budaya dapat pula menjadi kendala jika nilai-nilai atau praktik-praktik yang ada tidak sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
Copyrights © 2023