Intimidasi verbal, fisik, penolakan sosial, dan penertiban fisik merupakan jenis intimidasi atau stigmanisasi yang paling umum dialami oleh anak-anak disabilitas di sekolah inklusi. Dampak psikologis dari intimidasi atau stigmanisasi ini meliputi penurunan harga diri, rasa percaya diri rendah, dan perasaan terisolasi. Faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya intimidasi atau stigmanisasi termasuk kurangnya pemahaman tentang kebutuhan khusus, ketidakpastian dalam menghadapi kebutuhan tersebut, dan kurangnya dukungan dari sekolah dan pihak terkait. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pendidikan kesadaran, pelatihan untuk guru dan staf sekolah, serta pembentukan komunitas yang mendukung di sekolah. Implikasi temuan ini mencakup pentingnya pendidikan kesadaran tentang keberagaman dan disabilitas, peran kunci guru dan staf sekolah dalam mencegah dan menanggulangi intimidasi, serta pembentukan komunitas inklusif dan mendukung di lingkungan sekolah. Penelitian ini memberikan sumbangan yang signifikan dalam memperluas pemahaman tentang masalah intimidasi atau stigmanisasi dalam konteks pendidikan inklusif. Implikasi hasil penelitian dapat digunakan untuk mengembangkan strategi intervensi yang lebih efektif dan memperbaiki lingkungan pendidikan inklusif bagi semua siswa.
Copyrights © 2024