Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Vol. 1 No. 3 (2022): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

PENDIDIKAN NASIONALISME SEBAGAI UPAYA MEMINIMALISIR PERMASALAHAN BULLYING PESERTA DIDIK MI MAHAD AL-ZAYTUN

Muhammad Marijan Al-Alam (Institut Agama Islam Al -Zaytun Indonesia)
Dinda Rahmatul Nur Laely (Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia)
Mifthaul Jannah (Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia)
Dede Indra Setiabudi (Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia)



Article Info

Publish Date
08 Jul 2023

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk menciptakan suasana dan proses belajar sedemikian rupa sehingga peserta didik secara aktif mengembangkan kemampuannya untuk belajar. Pendidikan nasionalisme selalau dikaitkan dengan dunia pendidikan, karena untuk menguraikan pemahaman nilai – nilai tersebut dibutuhkan usaha masyarakat indonesia sendiri untuk berperilaku yang mengarah kepada nilai pancasila. Bullying adalah sebuah situasi dimana terjadi penyalahgunaan atau kekuasaan yang dilakukan oleh seseorang yang tidak mampu membalas atau mempertahankan dirinya karena kelemahan fisik dan mental. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan yang dilakukan di MI Mahad Al-Zaytun mencerminkan nilai-nila nasionalisme yang relevan karena kegiatan ini merupakan menggunakan metode bercerita,karyawisata, bernyanyi, dan pembiasaan dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme. Hal ini bertujuan untuk menanamkan pesan-pesan moral nasionalisme dan patriotisme terhadap peserta didik dan diinternalisasikan dalam diri nya yang akan berdampak pada masa depan anak

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

civilia

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Other

Description

Civilia, Jurnal Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan, sebuah jurnal akademik yang berfokus pada studi kewarganegaraan yaitu pendidikan kewarganegaraan (kurikulum, pengajaran, media pembelajaran, dan evaluasi), pendidikan politik, pendidikan hukum, pendidikan moral, dan pendidikan multikultural. Kami ...