Pendidikan Kewarganegaraan menjadi sebuah urgensi terciptanya masyarakat yang sejahtera bagi negaranya. Masyarakat Indonesia dengan keanekaragaman dan pluralisme dalam sosial dan budaya, agama, suku, ras menjadikan peran penting menanamkan nilai-nilai dasar negara yang telah tersimpul pada 5 sila. Ma'had Al-Zaytun mengenai berbagai kontroversi yang beredar di media sosial terhadap sebuah persepsi tetap menyikapi hal tersebut dengan islam yang rahmatan lil alamin, menjalankan peraturan negara sesuai Undang-Undang Dasar. Perpecahan antara sebuah perbedaan didasari pada sifat membanggakan suatu golongan dan merendahkan golongan lain, atau sifat fanatisme tanpa adanya sikap toleransi. Penggunaan media sosial yang tidak bijak mampu menyeret kita pada jurang kebencian tanpa melihat dari berbagai sudut pandang dimana peradaban telah berkembang mengikuti zaman sehingga lahirlah modernisasi beragama dalam bertoleransi. Sebuah perbedaan mampu dibicarakan dan disepakati dengan nilai toleransi yang tinggi. Maka dari itu, pada pembahasan kali ini akan menjabarkan pentingnya sebuah pendidikan kewarganegaraan dalam membangun nilai toleransi terhadap suatu perbedaan pandangan yang terjadi saat ini yaitu permasalahan di Al-Zaytun.
Copyrights © 2022