Berbagai program dari bantuan Pemerintah dalam upaya penanggulangan kemiskinan memang telah banyak, tetapi berbagai bantuan yang sampai di tangan rakyat tidak sesuai dengan yang diharapkan serta banyaknya parameter atau indikator kemiskinan mengakibatkan kurang efektifnya program penanganan kemiskinan. Di desa Sidodadi dalam proses pemetaan data fakir miskin masih menggunakan pendataan manual dalam perangkingan fakir miskin yang mendapatkan bantuan, penginputan data serta laporan data masih menggunakan pencatatan pada MS Excel dan dicetak dalam bentuk hardcopy, sehingga memerlukan banyak tempat penyimpanan dan juga memerlukan banyak kertas. Metode perancangan yang digunakan adalah metode waterfall melalui langkah-langkah dimulai dengan analisis sistem lama dengan melakukan wawancara secara langsung dan tidak langsung atau by phone dan memeriksa dokumen-dokumen yang terkait dengan sistem yang dibangun. Sistem Pendukung Keputusan pemetaan data fakir miskin di desa Sidodadi Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW). Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah membangun sistem pemetaan data fakir miskin di desa Sidodadi agar dapat memebantu dan mengatasi permasalahan pada proses penginputan data dan perangkingan data fakir miskin serta mempermudah kepala desa dalam proses pemetaan data fakir miskin dan pelaporan yang sudah berorientasi pada sistem jaringan internet. Kesimpulan yang didapat pada penelitian ini adalah terbangunnya sebuah sistem pemetaan data fakir miskin yang berkualitas dan dapat memperbaiki sistem lama serta memberikan kemudahan dalam proses perangkingan data fakir miskin.
Copyrights © 2024