Cybercrime merupakan ancaman terbesar di era digital yang terus berkembang seiring pesatnya teknologi informasi dan komunikasi, memberikan dampak kompleks terhadap individu hingga infrastruktur nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi tantangan utama dalam menghadapi cybercrime, dengan fokus pada dinamika keamanan siber global. Saai ini menunjukkan peningkatan pemanfaatan kecerdasan buatan dan analitik data besar dalam sistem pertahanan siber. Namun, masih terdapat pada integrasi lintas sektor, regulasi adaptif, serta pendekatan edukatif yang efektif dalam meningkatkan kesadaran publik. Kajian dilakukan terhadap faktor-faktor seperti cepatnya transformasi digital, rendahnya literasi keamanan siber, keterbatasan regulasi, dan defisit tenaga ahli. Penanganan cybercrime membutuhkan pendekatan komprehensif yang menggabungkan teknologi, hukum, pendidikan, dan kerja sama internasional. Solusi strategis mencakup penguatan infrastruktur, edukasi publik, kolaborasi global, pengembangan SDM, dan pemanfaatan AI dalam deteksi serta pencegahan ancaman secara proaktif.
Copyrights © 2024