Innovative: Journal Of Social Science Research
Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research

Hubungan Konsumsi Kopi terhadap Sindrom Mata Kering (Dry Eye Syndrome)

Sukardi, Muh Ikhsan (Unknown)
Akib, Marlyanti Nur Rahmah (Unknown)
Utami, Dian Fahmi (Unknown)
Maharani, Ratih Natasha (Unknown)
Irwan, Andi Alamanda (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Dec 2024

Abstract

Latar Belakang: Sindrom Mata Kering (Dry Eye Syndrome) adalah penyakit mata yang melibatkan permukaan okular, dengan karakteristik rusaknya homeostasis lapisan air mata yang disertai dengan gejala okular diakibatkan ketidakstabilan lapisan air mata, hiperosmolaritas, kerusakan dan inflamasi pada permukaan okular, serta abnormalitas neurosensoris. Sindrom Mata Kering (Dry Eye Syndrome) memiliki hubungan dengan beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, kondisi medik, obat-obatan dan kebiasaan konsumsi kopi. Kafein memiliki efek anti kolinergik yang mempengaruhi pembentukan kelenjar lakrimal. Penurunan sekresi kelenjar disebabkan oleh efek antikolinergik kafein. Hal ini yang akan menyebabkan sindrom mata kering (dry eye syndrome). Tujuan: Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan konsumsi kopi terhadap sindrom mata kering (dry eye syndrome). Metode: Penelitian observasional analitik dengan metode cross-sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 105 responden. Hasil: Didapatkan responden yang tidak mengalami dry eye syndrome sebanyak 45 orang (42,8%) yang mengalami dry eye syndrome dengan konsumsi kopi sebanyak 30 orang (28,6%) dan responden dry eye syndrome yang tidak mengonsumsi kopi sebanyak 30 orang (28,6%) dengan nilai p sebesar 0,043 melalui uji Chi-Square. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara konsumsi kopi dengan sindrom mata kering (dry eye syndrome)

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

Innovative

Publisher

Subject

Humanities Computer Science & IT Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Other

Description

Innovative: Journal Of Social Science Research is a journal managed by Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai which bridges researchers to publish research results in all scientific fields (multidiscipline). This includes the fields of education, health, law, economics, IT (Informatics Engineering), ...