Kebudayaan merupakan identitas setiap negara. Salah satu kebudayaan yang masih melekat di banyak negara yaitu, tradisi minum teh, termasuk Jepang dan Indonesia. Di Jepang, tradisi minum teh itu dikenal dengan Chanoyu (茶の湯). Sedangkan di Indonesia, khususnya di daerah Keraton Yogyakarta menyebut tradisi minum teh dengan Patehan. Meskipun keduanya merupakan tradisi minum teh, namun ada perbedaan-perbedaan dalam pelaksanaan serta latar belakang pemikirannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu mencari data berupa bahan pustaka lalu mendeskripsikannya, untuk kemudian dianalisis. Hasil dari penelitian ini adalah bagaimana Chanoyu dan Patehan memiliki banyak perbedaan, seperti dalam makna, unsur yang mendominasi, alat yang digunakan serta tujuan, namun kedua tradisi minum teh dari dua negara yang berbeda ini merupakan ritual sakral dengan makna mendalam bagi tiap negara.
Copyrights © 2022