Filsafat Islam berawal dari usaha penerjemahan teks filsafat Yunani atas dasar kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan. Adalah Ibn Sina, salah satu filsuf muslim mengelaborasikan konsep emanasi Neoplatonisme sebagai usaha validasi konsep ketuhanan dalam Islam Namun, terjadi percampuran teks ajaran Aristoteles dengan ajaran Neoplatonisme. Kemudian, kritik dari Ibnu Rusyd meluruskan kembali ajaran Aristoteles dari pengaruh orang ketiga, termasuk konsep emanasi dari Ibnu Sina. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif: melakukan deskripsi dan analisis atas tulisan/komentar atas pemikiran Ibn Sina dan Ibn Rusyd. Hasil akhir dari penelitian ini adalah kritik Ibnu Rusyd berperan 1) menjelaskan adanya percampuran konsep Aristoteles dan Neoplatonisme, 2) menjelaskan ketidakcocokan ajaran Neoplatonisme dengan ajran agama Islam yang ada dalam konsep emanasi Ibnu Sina.
Copyrights © 2022