Kesehatan dalam Islam menekankan keseimbangan fisik, mental, dan spiritual melalui ajaran kebersihan, pola makan sehat, serta pengobatan berbasis ilmu pengetahuan yang didukung oleh kontribusi ilmuwan muslim seperti Ibnu Sina dan Al-Razi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep kebudayaan kesehatan dalam Islam, menelusuri sejarah perkembangannya, serta mengidentifikasi tokoh-tokoh penting dalam bidang kesehatan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur deskriptif, dengan kriteria inklusi artikel ilmiah 10 tahun terakhir, buku, atau sumber terpercaya yang relevan dengan topik penelitian dan kriteria eksklusi yang mengandung data usang atau kurang relevan dengan perkembangan terbaru dalam topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebudayaan kesehatan Islam mencakup sistem nilai, norma, dan praktik yang bersumber dari ajaran agama, mulai dari masa Rasulullah SAW yang menekankan kebersihan dan pengobatan herbal, hingga masa Abbasiyah dengan kontribusi besar ilmuwan seperti Al-Razi dan Ibnu Sina. Tokoh-tokoh seperti Al-Zahrawi, Ibn al-Nafis, dan Ibn al-Haytham juga memberikan kontribusi signifikan. Kebudayaan kesehatan Islam merupakan perpaduan ajaran agama, tradisi pengobatan, dan perkembangan ilmu pengetahuan untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani masyarakat.
Copyrights © 2024