Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah yang semakin meluas di Indonesia, dengan dampak yang merusak baik secara individu maupun sosial. Dalam pandangan Islam, narkoba dikategorikan sebagai khamar, yang secara tegas dilarang karena sifatnya yang merusak akal dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan spiritual dan reintegrasi dalam rehabilitasi pecandu narkoba dari perspektif Islam. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis, yang melibatkan kajian literatur dan analisis terhadap konsep pemulihan spiritual dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan spiritual dalam bentuk taubat, sholat, dzikir, dan puasa dapat efektif dalam membantu pecandu narkoba untuk pulih dan mengintegrasikan diri kembali ke masyarakat. Proses reintegrasi juga penting untuk memastikan bahwa mantan pecandu dapat kembali hidup normal dan produktif, dengan dukungan dari keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Pendekatan ini tidak hanya memperbaiki kesehatan fisik dan mental pecandu, tetapi juga memperkuat iman dan moralitas mereka, yang merupakan kunci untuk pemulihan jangka panjang.
Copyrights © 2024