Informasi serba digital sangat memudahkan pada era sekarang ini. Namun demikian, informasi digital yang bersifat singkat dan praktis pada saat ini dapat memberikan penerimanya kesalahpahaman dalam memahami isi serta berkurangnya daya pikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan Al-Qur'an terhadap pentingnya berpikir kritis dalam menyikapi informasi singkat dan praktis di era digital. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analisis, penelitian ini memfokuskan pada konsep tabayyanu dalam Islam sebagai pedoman untuk memastikan kebenaran informasi sebelum membuat penilaian. Hasil analisis menunjukkan bahwa Al-Qur'an mendorong umatnya untuk berpikir kritis, teliti, dan menghindari kesalahan dalam menerima dan menyebarkan informasi singkat. Dengan penguatan literasi digital dan berpikir kritis, masyarakat dapat mengatasi informasi negatif di media sosial dengan panduan Al-Qur'an, sehingga terhindar dari ujaran kebencian dan kesalahpahaman
Copyrights © 2024