Dalam Proses Boho Oi Mbaru merupakan suatu kebiasaan yang dilakukan masyarakat bima sebelum melakukan akad nikah terutama bagi calon perempuan dan laki-laki tidak perlu. Dalam prosesi mandi calon pengantin melakukan ditempat tertutup dan hanya menggunakan sarung. Yang memulai boho oi mbaru adalah ibu pengantin dan biasanya sebelum menyiram biasanya ibu pengantin membaca sholawat nabi sebanyak 3x, lau menyiram air dari kepala sampai ujung kaki 3x, setelah itu calon pengantin mandi sendiri sampai air habis. Tradisi ini dinyatakan layak untuk dijadikan sumber belajar IPS karna didalamnya terdapat nilai nilai positif yang berkaitan dengan pembentukan karakter. Dengan kata lain, dengan adanya tradisi Boho Oi Mbaru dapat mengatasi masalah tentang pergeseran budaya atau hilangnya budaya terutama kebudayaan bima pada peserta didik. Maka dari penelitian ini bertujuan : 1) Mendeskripsikan sejarah, makna dan bentuk kearifan lokal tradisi bobo oi mbaru. 2) Mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal tradisi boho oi mbaru sebagai sumber belajar IPS. Metode yang digunakan yaitu berupa metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus atau studi lapangan.”
Copyrights © 2024