Prevalensi stunting merupakan indikator penting dari status kesehatan dan gizi suatu populasi. Saat ini, 22,3% anak di bawah usia 5 tahun di seluruh dunia mengalami stunting, dengan mayoritas kasus terjadi di Asia (52%) dan Afrika (43%). Tujuan penelitian ini untuk menemukan bukti dari artikel-artikel yang telah dipublikasikan mengenai penyebab dan faktor risiko yang memengaruhi kejadian stunting pada ibu dan anak. Metode yang dilakukan systematic review menggunakan Framework PRISMA. Penelitian ini mengidentifikasi permasalahan berdasarkan elemen PICO dan melakukan pencarian artikel di database Pubmed dan Google Scholar. Hasil systematic review ini mengumpulkan 20 artikel yang relevan dengan kriteria inklusi dan eksklusi, terdiri dari 13 studi cross-sectional, 6 studi case control, dan 1 studi mixed method. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor risiko dari ibu meliputi pekerjaan, pendidikan, usia, kelahiran prematur, tinggi badan, status gizi, dan pendapatan keluarga. Sementara faktor risiko dari anak mencakup usia, berat badan lahir rendah, pola makan, jenis kelamin, penyakit infeksi, status imunisasi, dan status gizi. systematic review ini mengidentifikasi sejumlah faktor risiko dari ibu dan anak yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Temuan ini diharapkan dapat mendukung perencanaan dan pelaksanaan program-program intervensi untuk mengatasi masalah stunting secara efektif.
Copyrights © 2024