Journal of Education Technology and Inovation
Vol. 1 No. 2 (2018)

TINGKAT SELF EFFICACY BERDASARKAN JENIS KELAMIN DAN KELAS PADA PESERTA DIDIK PEMINATAN ILMU-ILMU SOSIAL SMA NEGERI 5 JEMBER




Article Info

Publish Date
16 Apr 2019

Abstract

Paradigma pembelajaran saat ini mengarah pada teori konstruktivis yang mengharuskan peserta didik untuk memiliki kepercayaan diri memadai. Self efficacy menjadi salah satu karakteristik pembelajaran yang ideal dalam pelajaran. Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa self efficacy memiliki hubungan positif dengan hasil belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat self efficacy berdasarkan jenis kelamin dan kelas pada peserta didik peminatan ilmu-ilmu sosial SMA Negeri 5 Jember. Sampel melibatkan 103 peserta didik kelas X, kelas XI, dan kelas XII peminatan IPS di SMA Negeri 5 Jember. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah two-way Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) dengan bantuan program SPSS 23 for windows. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat self efficacy yang signifikan berdasarkan jenis kelamin dengan nilai signifikansi 0,000. Peserta didik perempuan mendapat skor self efficacy yang lebih tinggi daripada peserta didik laki-laki. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dalam tingkat self efficacy berdasarkan kelas dengan nilai signifikansi 0,000. Peserta didik di kelas yang lebih rendah mendapatkan skor self efficacy yang lebih tinggi daripada peserta didik di kelas yang lebih tinggi. Pendidik diharapkan mampu melakukan rencana pembelajaran yang tepat dengan memperhatikan perbedaan tingkat self efficacy peserta didik.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jeti

Publisher

Subject

Humanities Computer Science & IT Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

The Journal of Educational Technology and Innovation (JETI) publishes scientific papers that concentrate on teaching and learning science in school environments from early childhood to higher education as well as workplaces and informal learning, related to science education. Therefore, the aim is ...