Media sintetik merupakan jenis media yang dapat digunakan untuk perbanyakan mikroorganisme. Penggunaan media sintetik memiliki kendala yaitu harga bahan yang cukup mahal. Untuk mengurangi biaya penggunaannya, maka dapat mencari alternatif dengan menggunakan bahan dari alam. Kacang hijau dan kacang kedelai dapat digunakan sebagai media alternatif untuk menumbuhkan mikroorganisme. Tujuan penelitian ini adalah menghitung jumlah koloni Bacillus subtilis dalam media alami berupa sari kacang hijau dan kacang kedelai. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menumbuhkan Bacillus subtilis ke dalam media sari kacang hijau dan kacang kedelai selanjutnya untuk menghitung jumlah koloni yang tumbuh menggunakan metode lempeng total atau total plate count (TPC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bacillus subtilis mampu tumbuh dalam media sari kacang hijau dengan jumlah koloni 1.7×1010 CFU/mL sedangkan untuk sari kacang kedelai terdapat jumlah koloni sebesar 4.5×108 CFU/mL. Berdasarkan hasil koloni yang didapatkan dari kedua media alternatif tersebut menunjukkan bahwa Bacillus subtilis mampu ditumbuhkan dalam media sari kacang hijau dan kacang kedelai.
Copyrights © 2024