Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan Angka Partisipasi Sekolah (APS) antara laki-laki dan perempuan di Kota Bengkulu periode 2014-2023, dengan menggunakan teori Gender dan Pembangunan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui analisis data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bengkulu. Data APS diklasifikasikan berdasarkan jenis kelamin dan dianalisis untuk melihat tren serta perbedaan partisipasi pendidikan selama periode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan kesenjangan signifikan, di mana partisipasi sekolah laki-laki lebih rendah dibandingkan perempuan. Hal ini mengindikasikan adanya faktor struktural dan budaya yang memengaruhi partisipasi pendidikan, seperti norma budaya yang menuntut laki-laki usia 16-18 tahun bekerja, kebijakan pendidikan terbatas pada 9 tahun, dan faktor ekonomi. Penelitian ini merekomendasikan intervensi kebijakan untuk meningkatkan kesadaran laki-laki di Kota Bengkulu tentang pentingnya pendidikan. Dengan mengatasi faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan APS, diharapkan kesetaraan kesempatan pendidikan bagi semua gender dapat tercapai, yang akan berkontribusi pada pembangunan sosial dan ekonomi inklusif di Kota Bengkulu.
Copyrights © 2024