Membaca merupakan kegiatan pertama yang dilakukan siswa untuk mengenali dan mempelajari huruf. Mengenal huruf 'a' hingga 'z' merupakan bagian penting dari proses membaca, diikuti dengan mengeja dan menghubungkan kata-kata untuk menciptakan bunyi yang bermakna. Mengembangkan keterampilan membaca sangat penting bagi siswa karena merupakan kunci pembelajaran sistematis dan keberhasilan akademis, serta mendorong interaksi antara guru dan siswa di kelas. Mendorong budaya membaca yang menyenangkan dan mengasyikkan melalui metode pengajaran yang dipersiapkan dengan baik dan media yang menarik dapat membantu meringankan tekanan pada siswa selama proses pembelajaran. Namun, tantangan dalam membaca di SDN Wanasari 05 Cibitung masih ada, dengan faktor-faktor seperti lingkungan fisik, psikologis, keluarga, dan sekolah yang berkontribusi terhadap rendahnya keterampilan membaca di kalangan siswa. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesulitan Membaca Awal pada Siswa Kelas 4: Penelitian ini melibatkan observasi dan wawancara terhadap 4 siswa kelas 4 di SD Wanasari 05 Cibitung. Faktor-faktor internal seperti minat, motivasi, kemampuan membaca, kemahiran berbicara, kesehatan penglihatan dan pendengaran, dan faktor-faktor eksternal seperti metode pengajaran, hubungan guru-siswa, dan disiplin dianalisis. Siswa dengan berbagai tingkat minat, motivasi, kemampuan, dan kesehatan menghadapi kesulitan dalam membaca. Lebih jauh, metode pengajaran, hubungan guru-siswa, dan disiplin siswa juga memengaruhi kesulitan membaca. Sebagai kesimpulan, penelitian ini mengidentifikasi berbagai faktor internal dan eksternal yang berkontribusi terhadap tantangan membaca yang dihadapi oleh siswa kelas 4, yang menyoroti pentingnya mengatasi faktor-faktor ini untuk meningkatkan keterampilan membaca.
Copyrights © 2024