Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana eksistensi diri waria di Kota Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, karena penelitian ini termasuk dalam data dekskriptif kehidupan sosial waria. Keberadaan diri waria memiliki konsep yang cukup luas dalam suatu proses yaitu panggung depan dan panggung belakang dibentuk oleh imajinasi, emosi, dan kognisi. Kelompok waria adalah jenis orientasi seksual ketiga dari jenis orientasi seksual absolut dan seksualitas yang terbentuk melalui tekanan dan sosialisasi, kemudian diinternalisasi menjadi tindakan secara normal, karena orientasi seksualitas berjalan biasanya sesuai dengan jenis orientasi seksual telah dipilih.
Copyrights © 2024