Pendidikan Agama Islam memiliki peran krusial dalam membangun kesadaran multikultural di kalangan generasi muda. Dalam konteks Indonesia yang penuh dengan keberagaman, pendidikan agama dapat menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, saling menghargai, dan pemahaman terhadap perbedaan di antara berbagai suku, agama, ras, dan golongan. Melalui pemahaman yang baik terhadap ajaran Islam, generasi muda diajarkan untuk menerima perbedaan sebagai bagian dari takdir Tuhan yang menciptakan umat manusia dengan berbagai latar belakang budaya dan keyakinan. Pendidikan agama seharusnya menekankan pentingnya dialog antaragama dan antarsuku serta memperkenalkan prinsip rahmatan lil’alamin, yang mengajarkan bahwa Islam merupakan rahmat bagi seluruh umat manusia tanpa memandang perbedaan. Oleh karena itu, pendidikan agama Islam tidak hanya bertujuan untuk memperkuat keimanan dan moral, tetapi juga untuk membentuk masyarakat yang inklusif dan harmonis. Pelaksanaan pendidikan religius yang berlandaskan nilai-nilai tersebut akan mendorong generasi muda untuk menjadi individu yang toleran dan mampu beradaptasi dengan perkembangan sosial yang semakin beragam dan global.
Copyrights © 2024