Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanan layanan bimbingan kelompok melaui model cluster grouping dalam menumbuhkan bakat siswa SD/MI, faktor pendukung dan penghambat dari proses layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping, serta hasil layanan bimbingan kelompok melaui model cluster grouping dalam menumbuhkan bakat siswa SD/MI. Adapun jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan penelitian deskriptif dengan berusaha menggambarkan fenomena yang terjadi secara realistik, nyata dan kekinian, karena penelitian ini terdiri dari membuat uraian secara sistematis, faktual dan tepat mengenai fakta, ciri dan hubungan antara fenomena yang dipelajari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping dalam menumbuhkan bakat siswa merupakan suatu layanan yang diberikan kepada siswa yang dikelompokkan menjadi satu kelas atau satu grup, yang nantinya dibimbing atau diarahkan guru dalam mengatasi keberbakatan siswa agar siswa dapat berkembang secara optimal dan akhirnya dapat menciptakan siswa-bakat siswa. mempermudah siswa mengenali dan mengembangkan bakatnya sesuai dengan bidang yang dikuasai siswa. (2) Adapun faktor pendukung layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping dalam menumbuhkan bakat siswa sebagai berikut diantaranya yaitu lingkungan, kepribadian, minat dan motivasi, dan penilaian. Adapun faktor penghambat layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping dalam menumbuhkan bakat siswa diantaranya yaitu lingkungan keluarga, fasilitas kurang memadai, dan kurangnya perhatian siswa terhadap kemampuan yang dimilikinya. (3) Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping dapat menumbuhkan bakat siswa serta mengembangkan kemampuan yang unggul baik kemampuan bawaan ataupun bentuk latihan dengan berbagai potensi bakat yang dikenali dan dikembangkan dengan baik.
Copyrights © 2024