Energi fosil semakin berkurang drastis dan membutuhkan energi alternatif terbarukan. Salah satu energi alternatif adalah bioetanol. Dari sekian banyak penelitian yang dilakukan, masih jarang yang menggunakan spektrometri 1H-NMR sebagai alat analisis. Oleh karena itu dibuat bioetanol dari biji durian kemudian dianalisis menggunakan 1H-NMR. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bioetanol dari biji durian menggunakan spektrometri 1H-NMR. Bioetanol dari biji durian diproduksi dengan metode pemisahan hidrolisis dan fermentasi (SHF). 1H-NMR dapat menentukan keberadaan hidrogen dalam CH3, hidrogen dalam CH2, dan Hidrogen dalam OH. Spektra 1H-NMR menunjukkan puncak pada 1,2 ppm yaitu hidrogen pada CH3, puncak pada 3,5 ppm yaitu Hidrogen pada CH2, dan puncak pada 3,7 ppm yaitu Hidrogen pada OH. Puncak OH bergeser ke arah yang lebih rendah yaitu 3,7 ppm
Copyrights © 2024