Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sejauh mana model problem based learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa terhadap materi penjumlahan pecahan. Dalam penelitian ini proses perbaikan pembelajaran dilaksanakan dalam tiga siklus. Tiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama tiga siklus, dan berdasarkan analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa, model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, rata-rata nilai siswa berdasarkan data pra survey adalah 60 dengan persentase ketuntasan belajar hanya mencapai 35%. Dengan diadakan perbaikan pembelajaran pada siklus I nilai rata- rata siswa mencapai 68 dengan persentase ketuntasan belajar mencapai 65%. Hasil tindakan siklus I sudah menunjukkan peningkatan, tetapi belum mencapai tingkatan yang diharapkan. Hasil pelaksanaan siklus II mengalami peningkatan yang cukup baik yaitu nilai rata-rata siswa yang tuntas belajar adalah 77 dengan persentase ketuntasan belajar mencapai 79%. Pada siklus II sudah menunjukkan peningkatan yang sangat baik tetapi belum mencapai tingkatan yang sesuai indikator keberhasilan yaitu 90%. Pada siklus III menunjukkan peningkatan yang sangat baik dan sudah tercapai kriteria yang diharapkan yaitu nilai rata-rata hasil belajar siswa mencapai 84 dengan presentase ketuntasan belajar mencapai 93%. Kata Kunci: Problem Based Learning; Matematika.
Copyrights © 2022