Tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.), merupakan salah satu komoditas hortikultura sayuran yang mempunyai peran cukup penting bagi kesehatan tubuh dan sebagian besar dimanfaatkan buahnya untuk dikonsumsi baik segar maupun olahan mulai dari skala rumahan hingga industri. Produksi tanaman tomat dari tahun 2017 hingga 2021 terus mengalami peningkatan, sehingga menjadi faktor pendorong masyarakat untuk melakukan budidaya tanaman tomat dengan menghasilkan kualitas dan kuantitas yang lebih baik. Masalah yang sering dihadapi dalam penggunaan galur-galur potensial tomat adalah adanya perbedaan hasil tomat bila ditanam pada lingkungan yang berbeda. Penelitian bertujuan untuk menguji dan mengetahui potensi hasil dari galur dan hibrida tomat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2021 hingga Maret 2022 yang bertempat di CV. Borneo Seed Indonesia, Kabupaten Kediri. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F pada taraf 5%. Jika terdapat hasil yang berbeda nyata maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari seluruh genotipe yang di uji, Hibrida To 052 memiliki bobot total buah per tanaman yang tidak berbeda nyata dengan varietas pembanding Servo. Kemudian To 064 memiliki bobot per plot dan potensi hasil per hektar yang tidak berbeda nyata dengan varietas pembanding servo. Hibrida To 064 memiliki potensi hasil sebesar 63,58 ton/ha.
Copyrights © 2023