Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan kunci untuk mencegah Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja. Perilaku aman dan sehat dimulai dari pemahaman pekerja tentang pentingnya K3 di tempat kerja. Pengetahuan ini akan diikuti dengan sikap dan perilaku yang sesuai dengan standar K3 sehingga target untuk menurunkan angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja bisa dicapai. Data kunjungan rawat jalan pasien dari PT.X masih ditemukan beberapa kasus kecelakaan kerja sehingga penulis tergerak hatinya untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di PT.X berupa Upaya Peningkatan Pengetahunan K3 lingkungan Kerja. Pelaksanaan pengabdian berupa penyuluhan mengenai K3 Lingkungan Kerja. Sebelum dan sesudah penyuluhan dilakukan pretest dan post test. Hasil penelitian ditemukan peningkatan yang signifikan tingkat pengetahuan pekerja sesudah penyuluhan dilakukan. Sebelum penyuluhan tidak ada pekerja yang mempunyai nilai baik, hanya nilai sedang dan kurang. Setelah penyuluhan ditemukan 6 orang mendapat nilai baik. Nilai kurang juga berkurang dari 6 orang menjadi 4 orang. Bahkan ada pekerja yang mendapat nilai 100. Nilai rata rata juga meningkat sangat tinggi dimana sebelum penyuluhan diperoleh nilai rata rata 59,6 sedangkan sesudah penyuluhan diperoleh nilai rata rata 70,8. Terdapat peningkatan 11,2 poin.Peningkatan pengetahuan ini diharapkan bisa mengubah sikap dan perilaku kearah yang lebih baik sesuai dengan standar K3 sehingga risiko timbulnya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja bisa diturunkan.
Copyrights © 2024