Istilah "teologi" mengacu pada metode tertentu dalam mengkonseptualisasikan ajaran agama dan ajaran secara keseluruhan. Itu dikembangkan untuk tujuan memahami perilaku manusia secara umum, tetapi juga mencakup perilaku manusia pada khususnya, perilaku manusia pada khususnya, perilaku manusia pada khususnya, dan perilaku manusia pada umumnya. Jika dilihat dalam konteks Islam, bahasa filsafat cenderung lebih lamban dan rancu jika dibandingkan dengan terminologi Islam; akibatnya, setiap teori filosofis yang dibahas adalah salah satu yang berakar pada Islam. Dalam konteks teori pendidikan, tidak menutup kemungkinan siswa akan belajar tentang pendidikan atau akan belajar tentang pendidikan dari aliran-aliran mutakallimin. Kajian tersebut merupakan interaksi tunggal, yaitu proses berinteraksi dengan orang lain melalui bahasa. Ia adalah eksposisi dimana dan dengan itu manusia mengembangkan dan menciptakan keterampilan yang diperlukan untuk mengubah dan memperbaiki kondisi umat manusia dan lingkungannya, demikian pula pembentukan sikap yang membimbing-usahanya membina kembali sifat kemanusiaan dan jasmaninya. Sistem pendidikan Islam dikenal dengan At-Tarbiyahi (Pendidikan), dan kurikulumnya berbasis Ar-Riyadhah (Latihan). Latihan yang disebutkan di atas sebanding dengan latihan jasmani dan rohani. Tujuan pendidikan Islam adalah memuridkan Allah yang bersifat taqwa, dan memuridkan duniawi dan ukhrawi.
Copyrights © 2023