Pendidikan karakter menjadi perhatian utama dalam upaya mengatasi penurunan kualitas perilaku dan moralitas siswa, khususnya pada tingkat remaja. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi pendidikan karakter melalui pendekatan sekolah berbasis pesantren di SD Muhammadiyah Wirobrajan 2 Yogyakarta. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mencoba untuk memberikan gambaran tentang bagaimana sekolah berbasis pesantren menjadi sarana utama dalam membentuk karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Muhammadiyah Wirobrajan 2 telah berhasil mengintegrasikan pendidikan karakter dengan pembelajaran formal dan ekstrakurikuler, dengan metode seperti Tahsin, Tahfidz, dan ekstrakurikuler berorientasi agama Islam. Budaya sekolah yang menjunjung tinggi nilai-nilai islami juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter siswa. Selain itu, pendidikan karakter di sekolah ini tidak hanya terbatas pada siswa, tetapi juga melibatkan guru, karyawan, dan orang tua. Hasil dari penelitian ini menyoroti pentingnya pendidikan karakter sebagai pendekatan holistik dalam membentuk individu yang berkarakter baik dan religius. Ini juga menggarisbawahi kerjasama yang kuat antara sekolah, guru, dan orang tua dalam upaya bersama membentuk karakter siswa. Pendekatan sekolah berbasis pesantren dapat dijadikan contoh untuk institusi pendidikan lainnya dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2024