Berdasarkan data nilai ujian harian Bahasa Indonesia terdapat 12 dari 20 siswa yang rata-rata memperoleh nilai rendah pada capaian pelajar pancasila pada aspek berpikir kritis. Siswa menyatakan kebutuhan media yang membantu menstimulus kemampuan berpikir kritis. sehingga guru dan siswa setuju menggunakan Quizizz. Tujuan penelitian ini adalah Mendeskripsikan tingkat kebutuhan, desain, tingkat validitas dan kepraktisan Media. Penelitian ini menggunakan model Hannafin & Peck. Penelitian dilakukan di MA Darusshalihin Berru dengan subjek melibatkan validator isi dan media, 20 siswa Fase E MA Darusshalihin Berru, dan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pengumpulan data menggunakan angket. Hasil penelitian yg diperoleh oleh peneliti pada kebutuhan media oleh guru sebesar 100%, sedangkan siswa sebesar 89%. Tahap desain media disusun dengan menyesuaikan gaya belajar siswa. Hasil validasi isi dan media mencapai tingkat 100%. Uji coba kepraktisan siswa sebesar 88%. Tanggapan guru sebesar 88%. Dapat disimpulkan bahwa media evaluasi pembelajaran ini dibutuhkan serta telah terbukti valid dan praktis.
Copyrights © 2024