Penelitian ini menginvestigasi berbagai kasus perkembangan motorik pada individu dengan kondisi kesehatan yang berbeda, yaitu Alena, Zaki Nur Riski, Wildan, dan Hamdan Azmi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis riwayat perkembangan motorik, gejala, dan faktor-faktor yang mempengaruhi dari masing-masing subjek. Alena mengalami keterlambatan dalam berjalan yang diduga terkait dengan dispraksia, sementara Zaki Nur Riski menunjukkan tanda-tanda Autism Spectrum Disorder (ASD) yang mempengaruhi interaksi sosial dan komunikasi. Wildan menghadapi tantangan motorik sejak usia dini, kemungkinan terkait dengan kondisi otot seperti distrofi otot, dan Hamdan Azmi mengalami Childhood Disintegrative Disorder (CDD) yang mengakibatkan penurunan signifikan dalam kemampuan adaptasi dan komunikasi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan keluarga, serta studi dokumen untuk memahami perkembangan motorik dan faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi setiap kasus. Hasil penelitian menunjukkan perlunya intervensi terapeutik yang tepat sesuai dengan kondisi masing-masing individu untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemampuan fungsional mereka. Saran untuk penelitian lanjutan termasuk memperluas sampel dan fokus pada intervensi yang lebih terinci untuk memahami lebih baik cara-cara optimal dalam mengatasi masalah perkembangan motorik ini.
Copyrights © 2024