Secara geografis, wilayah perbatasan Kalimantan Barat berbatasan langsung dengan Malaysia. Daerah perbatasan ini memiliki karakteristik unik, seperti keterbatasan infrastruktur, akses yang sulit, serta perbedaan sosial ekonomi yang mencolok dibandingkan dengan wilayah perkotaan atau pusat pemerintahan. Permasalahan ketidakmerataan kualitas pendidikan di daerah perbatasan masih menjadi hal yang mendesak dan belum terselesaikan meskipun sudah ada berbagai upaya sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengenali dan menganalisis tantangan serta faktor-faktor yang menghalangi maupun mendukung pelaksanaan manajemen penjaminan mutu pendidikan di sekolah-sekolah yang terletak di daerah perbatasan Kalimantan Barat. Selain itu dapat memberikan solusi intervensi tepat sasaran guna memperbaiki kondisi pendidikan di wilayah perbatasan dan berkontribusi memberikan wawasan kepada pemerintah serta pemangku kepentingan tentang pentingnya peningkatan dukungan infrastruktur dan fasilitas di daerah perbatasan sebagai langkah awal dalam menyamakan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan library research (penelitian kepustakaan). Penelitian ini mencakup analisis komprehensif terhadap implementasi manajemen penjaminan mutu pendidikan di daerah perbatasan Kalimantan Barat dari berbagai perspektif: kebijakan, manajemen sekolah, infrastruktur, sumber daya manusia, serta dukungan dari berbagai pihak. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang tantangan dan peluang dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah perbatasan. Adanya kepemimpinan efektif dari kepala sekolah dan dukungan lebih baik dari pemerintah serta lembaga terkait, implementasi manajemen mutu dapat diperkuat. Kolaborasi multi-stakeholder juga menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah perbatasan.
Copyrights © 2024