Pengelolaan emosi merupakan aspek penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi remaja yang sedang berada pada tahap perkembangan. Banyak remaja menghadapi tantangan dalam mengekspresikan emosi mereka secara efektif, sehingga dapat mempengaruhi kemampuan mereka untuk mengelola emosi. Dalam konteks konseling, teknik journaling terbukti sebagai metode yang efektif dalam membantu pengelolaan emosi. Teknik ini memberi kesempatan bagi individu untuk secara bebas mengungkapkan ide, pikiran, perasaan, dan kebutuhan melalui tulisan, sehingga memfasilitasi pelepasan dan pengelolaan emosi yang tertahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan teknik journaling dalam konseling kelompok di IBM Tlogosari sebagai strategi untuk meningkatkan pengelolaan emosi klien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling dengan teknik journaling meningkatkan kemampuan pengelolaan emosi klien. Melalui proses journaling, individu dapat menulis tentang perasaan dan pikiran mereka serta membagikannya kepada konselor. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam upaya meningkatkan kemampuan pengelolaan emosi pada klien di lingkungan konseling.
Copyrights © 2024