Tingginya tingkat pengangguran menjadi salah satu permasalahan yang signifikan di Indonesia, termasuk di wilayah Cikarang, akibat adanya praktik percaloan dalam proses rekrutmen tenaga kerja. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan calo dalam proses rekrutmen terhadap tingkat pengangguran di Cikarang. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan melibatkan 90 responden yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Penentuan ukuran sampel dilakukan menggunakan rumus Hair et al., 2010 yaitu N=5×jumlah indikator, dengan jumlah indikator sebanyak 6, sehingga diperoleh N=10×6=60 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup menggunakan skala Likert 1-5. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa penggunaan calo memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap peningkatan tingkat pengangguran. Temuan ini mengungkap bahwa 46,4% variasi tingkat pengangguran dapat dijelaskan oleh faktor penggunaan calo, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Penelitian ini menyoroti pentingnya reformasi dalam proses rekrutmen untuk menciptakan transparansi dan keadilan, sehingga dapat mengurangi pengangguran secara berkelanjutan. populasi penelitian terdiri dari individu di wilayah Cikarang yang terkena dampak penggunaan calo dalam proses rekrutmen.
Copyrights © 2024