Penelitian ini mengkaji prosedur pelaksanaan pengadaan langsung barang dan jasa di PT. PLN Nusantara Power Services dengan menggunakan metode penelitian lapangan yang mengadopsi pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan dalam rangka program Magang Reguler di Kantor Pusat PLN Nusantara Power Services di Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses bisnis pengadaan melibatkan beberapa divisi utama, terutama divisi Operation & Maintenance sebagai pengguna dan divisi Supply Chain Management sebagai pelaksana pengadaan. Terdapat empat metode utama dalam pelaksanaan pengadaan, yaitu Pengadaan Langsung, Pelelangan Terbatas, Pelelangan Terbuka, dan Penunjukan Langsung. Pengadaan Langsung terbukti menjadi metode yang paling efisien untuk pengadaan barang dan jasa dengan nilai kecil dan tingkat risiko rendah. Penelitian ini merekomendasikan penerapan sistem teknologi terbaru untuk mengoptimalkan proses pengadaan serta memperluas jaringan vendor guna meningkatkan efektivitas dalam pengadaan barang dan jasa perusahaan.
Copyrights © 2025